Home TV Indonesia MNC TV Uang Kaget Lagi, Program MNC TV yang Telah Hadir Sejak 2004

Uang Kaget Lagi, Program MNC TV yang Telah Hadir Sejak 2004

102
0
program mnc tv

MNC TV merupakan stasiun televisi swasta di Indonesia yang banyak menayangkan program hiburannya. Salah satu program MNC TV yang kini tengah ditayangkan yaitu Uang Kaget Lagi. Program reality show ini yang ditayangkan MNC TV dan live streaming MNC TV sejak 4 Oktober 2021 dan tayang setiap hari pukul 16.30 WIB.

Program Uang Kaget ini memiliki konsep di mana pembawa acara akan menyamar dan mencari orang-orang yang kurang mampu untuk diberikan sejumlah uang. Kemudian mereka diberi kesempatan untuk membelanjakan uang tersebut dalam waktu yang diberikan.

Sempat Hadir di RCTI dan GTV

Bagi kamu yang familiar dengan judul program ini, yap benar. Program ini dulunya memang sempat ditayangkan di stasiun televisi lainnya yaitu RCTI dan GTV. Awalnya program yang diprakarsai sekaligus pertama kali dibawakan oleh Helmy Yahya ini tayang di RCTI pada 2004 dengan nama Uang Kaget.

Namun program Uang Kaget ini sempat berhenti tayang setelah dua tahun. Kemudian di tahun 2017, GTV kembali menayangkan program ini dengan Kriss Hatta sebagai pembawa acara. Selain itu, jumlah uang dan durasi pembelajaan uang pun lebih banyak dibanding sebelumnya.

Baca juga: Rekomendasi Kanal TV Nasional yang Tayangkan Berbagai Film Setiap Harinya

Kini Dibawakan oleh Ali Zainal

Sempat beberapa kali mengalami perubahan, akhirnya pada 4 Oktober 2021, Uang Kaget hadir di MNC TV dan berganti nama menjadi Uang Kaget Lagi. Kali ini, Ali Zainal yang merupakan aktor sekaligus presenter berperan sebagai pembawa acara. Selian itu adapula Dede Sunandar, Mpok Alpa, Oline Mendeng, dan Lia America yang berperan sebagai time keeper.

Konsep Baru dari Program Uang Kaget

Selain pengisi tetap yang berubah, konsep dari Uang Kaget Lagi juga mengalami sedikit perubahan dibandingkan dengan konsep program sebelumnya. Seperti penampilan pembawa acara yang dibuat lebih santai dengan setelan jas semiformal.

Kemudian, program ini juga melibatkan public figure untuk turut berbagi ke masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, target dari program ini juga harus memberikan alasan dari pembelian barang sebelum membeli barang tersebut. Sehingga, target tidak bisa lagi membeli barang secara acak untuk menghabiskan uangnya.